
![]() |
| Ilustrasi Freestyle yang tak boleh ditiru/CATATAN SULTRA. |
LOMBOK TIMUR, CATATAN SULTRA - Tragis, Seorang bocah taman kanak-kanak (TK) di Kabupaten Lombok Timur meninggal dunia setelah mengalami cedera fatal pada bagian leher usai diduga meniru aksi freestyle yang viral di media sosial.
Korban berinisial F diduga melakukan aksi salto atau gerakan berbahaya yang kerap muncul dalam konten digital. Setelah mengalami cedera serius, korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya meninggal dunia.
Peristiwa tragis tersebut dibenarkan Kasi Humas Polres Lombok Timur, Lalu Rusmaladi. Polisi menyebut korban mengalami cedera parah pada bagian leher akibat aksi yang dilakukannya.
Selain korban F, kasus serupa juga terjadi pada Hamad Izan Wadi (8), siswa kelas 1 SDN 3 Lenek. Korban meninggal dunia setelah mengalami patah leher usai diduga meniru aksi freestyle yang terinspirasi dari permainan digital.
“Peristiwa freestyle-nya sudah lama. Korban sempat dirawat di RS Selong, selanjutnya dibawa ke RSUD Mataram dan meninggal dunia,” ujar Lalu Rusmaladi. (Red)***



